Guru Besar Unair: Posisi Wapres Gibran Secara Hukum Masih Kuat, tapi...
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Guru Besar Unair, Henri Subiakto, menilai posisi hukum Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tetap kuat karena telah terlegitimasi oleh KPU, MK, dan MPR. Namun, ia menyoroti runtuhnya legitimasi moral dan etika menyusul persidangan MK terkait gugatan syarat pendidikan Gibran dalam Pemilu 2024 yang diajukan oleh Denny Indrayana dan pemohon lainnya.
Henri menekankan bahwa persidangan mengungkap adanya aturan PKPU spesifik untuk Pilpres 2024 yang dianggap sebagai 'pasal selundupan' untuk memuluskan pencalonan Gibran. Meskipun MK belum mengeluarkan putusan akhir mengenai status hukum Wapres, fakta terkait proses verifikasi dokumen yang terbuka ke publik memicu keprihatinan Henri terhadap masa depan etika dan demokrasi di Indonesia.
Bagikan
Berita terkait
Analis: Gibran Bukan Jokowi, Mestinya Tau Diri
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 07.55
Analis Politik: Gibran Bukan Jokowi, Mestinya Tau Diri
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 07.55
Guru Besar Unair Bongkar Sisi Lemah Kedudukan Gibran: Moralitasnya Runtuh!
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 07.37
Dulu Ramai Dukung tapi Kini Ribut-Ribut Ijazah Gibran, 7 Parpol Diam Saja?
Warta Ekonomi · 27 September 2026 pukul 19.04