PDIP Sentil Jokowi: Soal Politik Adu Domba dan Belah Bambu, Memang Jagonya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Guntur Romli, politisi PDIP, mengkritik Joko Widodo (Jokowi) terkait spekulasi dualaan Gibran Rakabuming Raka dan Dedi Mulyadi dalam Pilpres 2029. Ia menuduh Jokowi memanfaatkan strategi 'aduk domba dan belah bambu' untuk meningkatkan popularitas Dedi Mulyadi, seperti yang tampak dari meme Gibran-Dedi 2029 dan penampilan udeng khas Dedi di Jawa Barat. Guntur menilai dinamika ini berpotensi menciptakan gesekan dengan Prabowo Subianto jika Jokowi maju kembali. Sementara itu, Dedi Mulyadi menolak spekulasi itu, menekankan fokus pada pelayanan sebagai Gubernur Jawa Barat. Jokowi belum memberikan pernyataan resmi, hanya tertawa saat ditanya tentang wacana tersebut, yang memicu perbincangan luas di kalangan politik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 07.34
Bobby Nasution Masih Betah di Gerindra: Cukup Sekali Pindah Partai
Berita terkait
Bukan Prabowo, Ternyata Menteri Inilah Sekutu Ideal dan Paling Dekat Buat Jokowi
Warta Ekonomi · 4 Oktober 2026 pukul 00.50
Jokowi Jadi Kader PSI, Efriza Bongkar Sikap PDIP
JPNN.com · 1 Oktober 2026 pukul 17.49
Di Balik Kepercayaan Diri Jokowi dan PSI, Megawati Didesak Selamatkan PDIP Menuju 2029
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 12.00
Masuknya Jokowi ke PSI Bikin Heboh, Ade Armando Sebut Respons Kader PDIP Memalukan
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 10.20