PDIP Tuding Jokowi ke NTT Cuma untuk Pencitraan dan Kabur dari Pengadilan Ijazah Palsu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mantan Presiden Jokowi mengunjungi korban gempa bumi di Pulau Palue, NTT, dan bermalam di tenda pengungsian untuk berdialog dengan warga. Dalam kunjungan tersebut, warga mengeluhkan sulitnya akses air bersih. Jokowi menyatakan bahwa kapasitasnya saat ini terbatas karena sudah pensiun, namun tetap berkomitmen memberikan bantuan sesuai kemampuannya.
Kunjungan ini dikritik tajam oleh PDIP melalui Juru Bicara Guntur Romli. PDIP mempertanyakan urgensi kunjungan yang dilakukan satu bulan setelah bencana dan menuding aksi tersebut hanya pencitraan. Guntur Romli menilai langkah Jokowi merupakan upaya pengalihan isu terkait pengadilan ijazah palsu dan ijazah Gibran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 18 September 2026 pukul 11.08
PDIP soal Keakraban Prabowo-Pramono: Pilpres Masih Jauh, Kita Kerja Dulu
Detik.com · 18 September 2026 pukul 08.31
Prabowo Berpeluang Rombak Kabinet, PDIP Tetap Pilih Jadi Penyeimbang
SINDOnews · 17 September 2026 pukul 15.51
Serang Kehormatan Jokowi lewat Tuduhan Ijazah Palsu, Roy Suryo Didakwa Pasal Berlapis
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 05.54
Tiba di Pulau Palue NTT, Jokowi Disambut Adat Sikka
Berita terkait
Usulkan Jokowi Balik ke PDIP, Kader Ini 'Tak Selamat'
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 19.10
Berani Minta PDIP 'Ampuni' Jokowi, Kader Surabaya Ini Langsung Dicoret
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 18.55
PDIP Sudah Talak 10 ke Jokowi, Sampai Kiamat Rujuk Politik Keduanya Tidak Akan Pernah Terjadi
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 16.35
Kader Dipecat, Bukti Jokowi Masih Jadi 'Ancaman' Bagi PDIP?
Detik.com · 16 September 2026 pukul 14.44