Pedagang Ramai-ramai Tutup Kios, Tinggalkan Pasar Nangka Bungur
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pasar Nangka Bungur, Kemayoran, Jakarta Pusat mengalami penurunan drastis aktivitas pedagang dan pembeli. Banyak kios di dalam bangunan pasar dibiarkan kosong dengan pintu besi tertutup rapat. Hanya kurang dari 20 lapak buka di dalam pasar, sementara mayoritas pedagang pindah ke lokasi luar dengan konsumsi energi lebih rendah. Pedagang di luar menjual berbagai barang seperti sayuran, daging, dan keperluan sehari-hari dengan pencarian pelanggan lebih tinggi dibanding di dalam pasar. Kondisi ini menunjukkan persaingan ketat antara pedagang resmi di dalam pasar dengan pedagang pinggir jalan.
Bagikan
Berita terkait
Pedagang Pasar Nangka Bungur Ramai-ramai Tutup Kios, Apa yang Terjadi?
Detik.com · 14 September 2026 pukul 14.38
Harga Pangan 12 September 2026: Cabai Rawit Merah Tembus Rp 90 Ribu per Kg
Liputan6.com · 12 September 2026 pukul 11.08
Rupiah Ditutup Perkasa ke Rp17.507 per USD, Data Konsumsi Domestik Jadi Senjata
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 15.30
Harga Pangan 9 September 2026: Cabai Rawit Merah Turun Jadi Rp 91.150 per kg
Liputan6.com · 9 September 2026 pukul 09.50