Jakarta · Rabu, 9 September 2026Cari
WargaKonoha

Rupiah Ditutup Perkasa ke Rp17.507 per USD, Data Konsumsi Domestik Jadi Senjata

Nilai tukar rupiah ditutup kuat pada perdagangan Rabu (9/9/2026), menguat 125 poin ke level Rp17.507 per dolar AS meski tekanan eksternal masih mempengaruhi pasar keuangan global. Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi memperkirakan rupiah dapat terus menguat hingga kisaran Rp17.480 per dolar AS pada perdagangan Kamis (10/9/2026). Penguatan rupiah didorong oleh perbaikan indikator ekonomi domestik, khususnya data penjualan ritel dan indeks keyakinan konsumen. Indeks keyakinan konsumen naik ke 118,5 pada September 2026, melampaui angka Juli dan mencatat kenaikan tertinggi sejak Januari 2026. Kenaikan ini mencerminkan optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal III 2026, yang diproyeksikan mencapai 5,3 persen. Di sisi lain, penjualan ritel Indonesia melonjok 7,7 persen pada Agustus 2026, menunjukkan konsumsi domestik tetap kuat di tengah ketidakpastian global. Lonjakan ini memberikan dukungan kuat bagi sektor otomotif dan menjadi sinyal positif bagi perekonomian dalam negeri.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait