Pembiayaan Motor Listrik Adira Tembus Rp24 Miliar hingga Juli 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) mencatatkan pembiayaan sepeda motor listrik mencapai sekitar Rp24 miliar hingga Juli 2026, menandakan pertumbuhan yang positif di sektor kendaraan listrik (EV). Wakil Direktur Utama Adira Finance Niko Kurniawan menyatakan bahwa pembiayaan motor listrik menjadi salah satu segmen dengan ruang pertumbuhan, didorong oleh peningkatan pilihan kendaraan listrik, kesadaran masyarakat, dan dukungan pemerintah. Namun, perusahaan tetap mencermati risiko pasar seperti fluktuasi harga, nilai jual kembali, ketahanan baterai, dan penetrasi kendaraan listrik bekas. Adira Finance mengadopsi pendekatan selektif dalam menyalurkan pembiayaan motor listrik, sambil memantau perkembangan ekosistem kendaraan listrik termasuk infrastrustruktur pengisian daya dan kebijakan insentif pemerintah. Niko menekankan bahwa pertumbuhan pembiayaan kendaraan listrik perlu didukung oleh pengelolaan risiko yang memadai agar berkelanjutan. Faktor-faktor seperti nilai jual kembali kendaraan, usia pakai baterai, ketersediaan infrastruktur pengisian, dan konsistensi kebijakan pemerintah dianggap kunci untuk mendukung pertumbuhan yang sehat. Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto mendorong agar skema pembiayaan Motor Listrik Nasional (Molinas) lebih terjangkau dengan menurunkan bunga cicilan dan memungkinkan pembelian tanpa uang muka (DP). Langkah ini bertujuan mempercepat adopsi kendaraan listrik dan mengurangi ketergantungan impor bahan bakar minyak (BBM).
Bagikan
Berita terkait
PELNI Gratiskan Ongkir Bantuan Gempa NTT via Kapal
JawaPos · 24 Agustus 2026 pukul 17.01
Intip Pemegang Saham Pengendali SWAP, Perusahaan Milik UGM yang IPO di Bursa
JawaPos · 24 Agustus 2026 pukul 17.01
Atasi Inflasi 400%, Venezuela Diminta Tinggalkan Bolivar
Liputan6.com · 24 Agustus 2026 pukul 17.00
Gelar Final Soekarno Cup 2026, PDIP Galang Solidaritas Buat Korban Gempa NTT
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 17.00