Jakarta · Senin, 24 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Atasi Inflasi 400%, Venezuela Diminta Tinggalkan Bolivar

Steve Hanke, profesor ekonomi di Johns Hopkins University yang juga menjadi penasihat khusus seorang anggota Majelis Nasional Venezuela, menyarankan agar Venezuela mengadopsi dolar AS secara penuh untuk mengatasi inflasi yang mencapai 400%. Dengan langkah ini, mata uang bolivar dan peran bank sentral akan ditiadakan guna mencegah pencetakan uang yang memicu kenaikan harga. Hanke pernah berhasil melakukan hal serupa di Montenegro pada 1999, Ecuador pada 2000, dan Zimbabwe pada 2009. Ia memperkirakan peluang 50–80% agar dolarisasi ini disetujui, terutama karena sebagian besar masyarakat Venezuela sudah secara alami beralih ke penggunaan dolar AS akibat penurunan nilai tukar bolivar hingga 78% dalam setahun terakhir. Namun, langkah ini menimbulkan risiko yaitu hilangnya kemampuan bank sentral sebagai lender of last resort dan penuhnya kebijakan moneter ke tangan Federal Reserve AS. Sebagai pembanding, Presiden Argentina Javier Milei sempat mengusung ide serupa namun akhirnya menarik diri setelah menghadapi tantangan politik dan ekonomi. Utang Venezuela yang mencapai US$250 miliar atau 150% dari PDB nasional diproyeksikan bisa dibayar kembali melalui peningkatan produksi minyak mentah. Akhirnya, dolarisasi diperkirakan akan menurunkan suku bunga, meningkatkan daya pinjam, dan mendorong pertumbuhan ekonomi dari kontraksi menuju pertumbuhan positif tahun depan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait