Pembiayaan RAPBN 2027 Turun Jadi Rp 671,2 Triliun, Defisit Makin Kecil
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah mengesahkan pembiayaan RAPBN 2027 sebesar Rp 671,2 triliun untuk menutup defisit anggaran. Angka ini turun 8,6 persen dibandingkan outlook 2026 (Rp 734,3 triliun) dan lebih rendah dari APBN 2026 (Rp 689,1 triliun). Defisit APBN 2027 ditargetkan 2,40 persen PDB, turun dari 2,85 persen pada 2026. Keseimbangan primer diproyeksikan turun 86,3 persen menjadi Rp 20,9 triliun, jauh dari Rp 152,1 triliun pada 2026. Penerimaan negara 2027 diproyeksikan mencapai Rp 3.426,0 triliun, tumbuh 6,8 persen dari 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 23.01
Pemerintah Anggarkan Transfer ke Daerah Rp735 Triliun pada RAPBN 2027
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 22.04
Anggaran Belanja Tembus Rp 4.000 Triliun, Purbaya Janji Jaga Defisit
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 19.18
Belanja Negara Tembus Rp 4.097 T di RAPBN 2027, Prabowo Fokuskan pada 8 Program Utama
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 18.49
CORE: Pemerintah komitmen pertahankan defisit RAPBN di bawah 3 persen
Berita terkait
Anggaran Program Penting Prabowo 2027 Diketok, Ini Rincian Nilainya!
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 12.45
Belanja Pemerintah 2027 Tembus Rp4.106 Triliun, Cek Rincian Lengkapnya!
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 15.37
RAPBN 2027 Dibawa ke Paripurna Minggu Depan
Detik.com · 25 September 2026 pukul 08.00
Menkeu pastikan defisit APBN dikelola sesuai UU di bawah 3 persen
ANTARA News · 18 September 2026 pukul 13.15