Jakarta · Rabu, 26 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pemerintah Atur Tarif Jasa, Ojol Ingatkan Harga Terlalu Mahal Bisa Bikin Orderan Sepi

Komunitas Ojek Online (KAJOL) Indonesia meminta pemerintah mempertimbangkan kesejahteraan pengemudi ojol dalam penyusunan regulasi tarif jasa pengantaran. Ketua KAJOL, Firmansyah, menyatakan pendapatan pengemudi tidak hanya tergantung besar kecil tarif, tetapi juga jumlah order yang diterima. Tarif yang terlalu mahal dapat menyebabkan pelanggan mengurangi penggunaan aplikasi, sehingga orderan menurun dan pendapatan driver turun. KAJOL menekankan pentingnya pemerintah melihat kondisi lapangan secara langsung dan tidak hanya mendengarkan satu pihak. Driver ojol membutuhkan aplikasi untuk menerima orderan, sehingga pemerintah harus membuat aturan yang tidak merugikan salah satu pihak.

Berita terkait