Jakarta · Senin, 24 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pemerintah dinilai perlu lakukan uji ketahanan dampak fiskal KCIC

Pemerintah perlu melakukan uji ketahanan dampak fiskal atas pengambilalihan 60 persen saham PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan INDEF, M Rizal Taufikurahman, menyatakan penunjukkan Special Mission Vehicle (SMV) PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) sebagai pengelola utang KCIC lebih berperan sebagai penyangga daripada penghapus risiko. Jika tekanan keuangan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) berlangsung lama, beban fiskal dapat kembali ke pemerintah. Risiko dapat beralih dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) ke PT PII dan akhirnya kembali ke APBN. Ekonom INDEF ini menekankan pentingnya transparansi total potensi risiko fiskal serta stress test skenario penumpang, kurs, pendapatan proyek, dan kemampuan bayar KAI.

Berita terkait