Pemerintah Masih Tahan Harga Pertalite dan Biosolar meski Minyak Dunia USD 107 per Barel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian ESDM menyatakan harga pertalite dan biosolar (BBM bersubsidi) tidak akan naik meski harga minyak dunia mencapai USD 107 per barel pada akhir September 2026. Harga BBM nonsubsidi akan disesuaikan mengikuti rata-rata harga minyak dunia dalam satu bulan. Wakil Menteri Yuliot menjamin kebijakan ini tetap berlaku hingga akhir tahun. Pemerintah juga mempercepat eksplorasi dan eksploitasi migas untuk menghadapi ketidakstabilan harga global akibat konflik AS-Iran. Menteri Keuangan sebelumnya memastikan defisit APBN terkendala dengan asumsi ICP berada di level USD 100, sementara rata-rata ICP Januari-September 2026 mencapai USD 90,6 per barel.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 15.58
Harga Pertalite Dipastikan Aman sampai Akhir 2026, Pertamax Cs Mungkin Malah Naik Lagi!
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 16.05
Bawahan Bahlil Jamin Harga Pertalite Tak Naik, Pertamax Masih Tanda Tanya
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 12.20
Minyak Melejit, Harga BBM Pertalite Tak Naik Sampai Akhir Tahun!
Berita terkait
Pemerintah Jamin Pertalite-Biosolar Tak Naik meski Harga Minyak Dunia Tembus USD 107 per Barel
JawaPos · 29 September 2026 pukul 13.15
Gejolak Minyak Dunia, China Kerek Harga Bensin 24% dan Solar 26%
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 08.53
Pertamina Tegaskan Tak Ada Perubahan Harga BBM per 21 September 2026
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 16.11
Soal Tambah Kuota BBM Subsidi, Bahlil: Kami akan Siapkan Stok Kebutuhan Masyarakat
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 20.15