Pemerintah Sebut Prospek Pertumbuhan Ekonomi RI Positif
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan prospek ekonomi Indonesia tetap positif meski menghadapi tantangan global seperti konflik geopolitik Timur Tengah, kenaikan harga pangan dan energi, serta suku bunga tinggi. Optimisme ini didasarkan pada indikator ekonomi domestik yang menunjukkan tren pertumbuhan kuat.
Data pendukung mencakup indeks keyakinan konsumen yang ekspansif di level 116,8 poin dan PMI manufaktur sebesar 50,2 poin. Sektor riil juga tumbuh signifikan, terlihat dari kenaikan penjualan otomotif 33,3% (kendaraan listrik/hybrid >40%), konsumsi listrik 10,8%, serta penjualan semen 13,5%. Selain itu, distribusi modal menguat dengan pertumbuhan kredit tahunan 12,67% dan kredit investasi mencapai 24,9%.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 14.00
Video: Agar Ekonomi Tumbuh Lebih Cepat, Pemerintah Harus Lakukan Ini
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 08.29
Menko Airlangga Ungkap 3 Mesin Pertumbuhan Ekonomi RI 2027, Ada Digitalisasi hingga Bursa Mineral
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 14.10
Realisasi Investasi Semester I-2026 Tembus Rp1.010 Triliun, Prabowo Optimistis Ekonomi Tumbuh 6%
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 13.45
Ekonomi Indonesia Bisa Tumbuh di Atas 5%, Ada Syaratnya
Berita terkait
Kejar Ekonomi Tumbuh 6% pada 2027, Airlangga Ungkap 3 Syaratnya
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 16.35
ANTARA gelar ABF 2026 bahas arah ekonomi RI satu dekade ke depan
ANTARA News · 23 September 2026 pukul 10.24
Ekonomi RI Diproyeksikan Tetap Tumbuh di Tengah Ketidakpastian Global
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 11.57
Jaringan Bisnis Indonesia-Singapura Diperluas untuk Buka Peluang Kerja Sama
JawaPos · 13 September 2026 pukul 08.00