Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA) Percepat Pendalaman Pasar Bulion Nasional
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia Bullion Market Association (IBMA) resmi dibentuk pada 18 Agustus 2026 untuk mengembangkan pasar bullion yang kredibel, efisien, dan berkelanjutan melalui kolaborasi, standardisasi, edukasi, dan penguatan ekosistem industri. Di bawah ini, Bank Emas Indonesia yang dikelola Pegadaian (153 ton) dan BSI (24 ton) telah mengelola sekitar 177 ton emas dalam satu tahun pertama operasi, menunjukkan potensi besar industri bullion. Presiden Prabowo Subianto menyatakan Bank Emas sebagai terobosan strategis untuk mengamankan aset nasional dan memperkuat sistem keuangan. Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menekankan pentingnya IBMA sebagai katalis untuk meningkatkan daya saing pasar bullion Indonesia di tingkat regional dan global, serta memastikan emas diolah di dalam negeri untuk menciptakan nilai tambah ekonomi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 11.31
Resmi Jadi Ketua Umum IBMA, Direktur Pegadaian Akselerasi Penguatan Pasar Emas Nasional
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 10.28
Direktur Pegadaian Jadi Ketua Umum Indonesia Bullion Market Association
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 09.15
Direktur Pegadaian Resmi Jadi Ketua Umum Indonesia Bullion Market Association
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 15.28
IBMA Resmi Dibentuk, Pemerintah Bidik Penguatan Industri Bullion Indonesia
Berita terkait
Dorong Ekosistem Emas Berstandar Internasional, Direktur Pegadaian Resmi Jadi Ketua Umum IBMA
JawaPos · 21 Agustus 2026 pukul 09.30
Indonesia Bullion Market Association Jadi Katalis Penguatan Industri Bullion
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 15.16
Dorong Ekonomi Nasional, IBMA Siap Tancap Gas Percepat Pendalaman Pasar Bulion
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 15.06
1.800 Ton Emas Warga RI Disimpan 'di Bawah Bantal', Nilainya Rp 4.460 Triliun
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 14.48