Penerbangan Amsterdam Dialihkan ke Kualanamu Imbas Erupsi Anak Krakatau
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4987813/original/086700900_1730458624-WhatsApp_Image_2024-11-01_at_15.04.40.jpeg)
Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Lampung Selatan, menyebabkan 51 jadwal penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, disesuaikan. Penyesuaian ini terjadi karena Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) dan Bandara Halim Perdanakusuma (HLP) ditutup akibat paparan abu vulkanik. Salah satu dampaknya, rute internasional Amsterdam (AMS) tujuan Soekarno-Hatta (CGK) harus dialihkan pendaratannya ke Kualanamu. Menurut Manager of Corporate Affairs PT Angkasa Pura Aviasi, Mohamad Hikmat Hidayat, angka penerbangan yang terdampak masih dinamis dan berpotensi berubah sesuai situasi. Namun, operasional Bandara Internasional Kualanamu tetap berjalan normal. Pihak bandara menjalin koordinasi intensif dengan AirNav Indonesia, maskapai, dan otoritas terkait untuk memantau situasi dan memastikan keselamatan serta kenyamanan penumpang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 7 September 2026 pukul 11.43
AP: Penerbangan rute Jakarta Bandara SIM masih terdampakerupsi GAK
ANTARA News · 7 September 2026 pukul 11.43
AP: Penerbangan rute Jakarta Bandara SIM masih terdampak erupsi GAK
JawaPos · 7 September 2026 pukul 10.00
Penutupan Bandara Soekarno-Hatta Hari Ini 7 September 2026 Diperpanjang hingga Pukul 18.00 WIB
JawaPos · 7 September 2026 pukul 09.45
Penutupan Bandara Soekarno-Hatta Diperpanjang Hingga Pukul 18.00 WIB
- erupsi gunung anak krakatau
- penerbangan kualanamu
- abv vulkanik
- bandara soekarno-hatta
- penyesuaian jadwal penerbangan
Berita terkait
Erupsi Anak Krakatau, 12 Penerbangan dari Bandara Aceh Terdampak
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 12.35
KAI Daop 6 Perpanjang KA Tambahan Yogyakarta-Jakarta Hari Ini
kumparan · 7 September 2026 pukul 07.18
Sederet Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau ke Sektor Penerbangan
kumparan · 7 September 2026 pukul 06.41
Persija Jakarta Tempuh Jalur Darat Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau
Media Indonesia · 7 September 2026 pukul 03.17