Penerima Bansos Bakal Pakai Scan Wajah, Punya Mobil-Tanah Langsung Ketahuan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia sedang mengimplementasikan sistem digitalisasi penyaluran bantuan sosial (bansos) dengan biometrik wajah yang terintegrasi dengan data kependudukan. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan sistem ini menghubungkan Data Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dengan data Kementerian ATR/BPN, BPS, dan kepolisian untuk memverifikasi kepemilikan mobil, motor, atau tanah penerima bansos. Pengujian di Banyuwangi menunjukkan 70% penerima bansos tidak tepat sasaran. Sistem akan diuji coba di 42 kabupaten/kota awal tahun, diperluas menjadi 200 daerah pada akhir tahun 2026. Kementerian Sosial juga mempersiapkan teknologi serupa untuk memastikan bantuan mencapai penerima yang benar-benar membutuhkan.
Bagikan
Berita terkait
Luhut Ungkap 50% Bansos Salah Sasaran, Sistem Digital Diluncurkan Oktober
Detik.com · 10 September 2026 pukul 14.46
Luhut: Bansos Tunai Akan Diuji Coba 2027
Liputan6.com · 5 September 2026 pukul 18.25
Luhut Bilang Skema Bansos Bakal Diubah, Penerima Dicek Pakai Biometrik
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 16.53
Gus Ipul Ajak Dinsos Perluas Agen Perlinsos Melalui Gerakan Peduli Tetangga
kumparan · 21 September 2026 pukul 21.07