Luhut Bilang Skema Bansos Bakal Diubah, Penerima Dicek Pakai Biometrik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan rencana perubahan skema bantuan sosial (bansos) pemerintah. Bantuan akan diarahkan langsung kepada masyarakat yang berhak melalui sistem cash transfer, bukan lagi melalui insentif pada produk tertentu. Perubahan ini didukung oleh sistem pendataan berbasis teknologi biometrik dan face recognition agar proses pendaftaran dan penerimaan bansos lebih transparan.
Luhut menyampaikan bahwa masyarakat yang memenuhi kriteria diharuskan mendaftar terlebih dahulu. Dengan sistem ini, pemerintah berharap dapat menjangkau puluhan hingga ratusan juta warga yang qualified untuk menerima cash transfer. Uji coba skema baru direncanakan dilaksanakan pada awal tahun depan.
Penggunaan teknologi ini juga menjadi bagian dari pengembangan Government Technology berbasis kecerdasan buatan (AI). Digitalisasi diharapkan mengurangi potensi kebocoran dan korupsi dalam penyaluran bansos.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 17.00
Skema Bansos Diubah, Langsung Transfer ke Penerima Mulai 2027
ANTARA News · 3 September 2026 pukul 14.59
Luhut sebut bansos "Cash transfer" bakal diuji coba awal 2027
JawaPos · 2 September 2026 pukul 23.30
Biaya Marketplace Tekan UMKM, Perlu Cari Ruang Bernapas untuk Jaga Margin
Berita terkait
Luhut Pamer 3 Keunggulan AI Pemerintah yang Bakal Rilis Oktober 2026
CNN Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 04.45
Mulai 2027, Warga Bisa Daftar Bansos Mandiri Lewat Portal Perlinsos
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 16.30
Dulu Verifikasi 200 Hari, Kini 5 Menit: Revolusi Baru Bansos RI
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 07.25
Prabowo Ungkap Digitalisasi Bansos Sudah Diterapkan di 153 Kabupaten/Kota
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 16.58