Pengakuan Pengemudi soal Mesin Mobil Usai Isi B50 di SPBU
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bahan Bakar Minyak (BBM) solar yang dicampur dengan 50% minyak sawit, dikenal sebagai B50, telah diimplementasikan sejak 1 Juli 2026. Implementasi ini menimbulkan pertanyaan dari masyarakat mengenai pengaruhnya terhadap mesin dan performa mobil. Namun, berdasarkan pengakuan beberapa pengemudi, B50 tidak menimbulkan masalah yang signifikan.
Seorang pengemudi pikap, Nainggolan, dari Sumatera Utara, menyatakan bahwa mesin mobilnya berjalan lancar setelah menggunakan B50 tanpa gangguan. Herwin Siregar, pengemudi angkutan umum dengan Mitsubishi L300, juga mengalami pengalaman serupa. Ia menghabiskan sekitar Rp450.000 per hari untuk perjalanan 6 jam dan hanya merasakan sedikit perbedaan di jalan menanjak. Kedua pengemudi ini memberikan kesaksian kepada Wakil Menteri ESDM, Yuliot, saat pengecekan di SPBU di Sumatera Utara.
Yuliot menekankan bahwa pemerintah terus memastikan ketersediaan pasokan B50 dan memantau implementasinya di lapangan. Hal ini bertujuan agar B50 dapat memenuhi kebutuhan konsumen tanpa mengganggu aktivitas harian masyarakat yang bergantung pada kendaraan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 10.30
Video: Lapor Pak Prabowo! Petani Sawit Belum Rasakan Manfaat B50
Liputan6.com · 2 Agustus 2026 pukul 11.00
Pengalaman Pengemudi Angkutan Umum dan Pikap Usai Pakai B50
Berita terkait
Prabowo Pamer Keberhasilan B50, Pakar: Devisa Kita Tidak Terkuras Impor BBM Lagi
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 18.34
Video: Dukung B50 Prabowo - Elektrifikasi, Alat Berat Tambang Siap?
CNBC Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 16.00
Prabowo Sebut B50 Hemat Devisa 9,5 Miliar Dolar AS
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 13.10
Prabowo Blak-Blakan RI Hemat Devisa Rp170 Triliun Karena BBM Baru B50
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 10.50