Jakarta · Rabu, 30 September 2026Cari
WargaKonoha

Pengakuan Seller TikTok soal Saldo Ditahan-Lenyap Berujung PHK Karyawan

Sejumlah penjual TikTok Shop mengadukan saldo yang tidak dapat dicairkan hingga menjadi Rp 0. Mardiah, penjual dari Agustus 2022, mengalami saldo Rp 549 juta ditahan pada Desember 2022, berubah menjadi Rp 0 pada Februari 2023 dengan tuduhan pelanggaran kebijakan dan fake order. Pengajuan banding selama lebih dari 1 tahun tidak diselesaikan. Zainal Abidin, penjual ponsel sejak 2019, mengalami hal serupa: saldo Rp 566 juta ditahan setelah toko dinonaktifkan pada April 2026, berubah menjadi Rp 0 pada Agustus 2026. Kedua kasus disampaikan ke BAM DPR RI. Kedua penjual mengalami PHK atau pemutusan hubungan kerja akibat kerugian finansial. Tidak ada kejelasan dari TikTok Shop mengenai penyebab penahanan dan pembatalan saldo.

Berita terkait