TikTok Dituding Tahan-Hilangkan Saldo hingga Triliunan, Seller Ngadu ke DPR
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sejumlah penjual TikTok Shop mengadukan dugaan penahanan dan penghilangan saldo penjualan ke Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI. Nilai kerugian per individu dilaporkan mencapai ratusan juta rupiah, dengan estimasi total kerugian nasional mencapai triliunan rupiah. Para penjual mengklaim saldo mereka tidak dapat ditarik hingga akhirnya berubah menjadi nol rupiah.
TikTok menuduh para penjual melakukan pelanggaran kebijakan dan fake order sebagai alasan penahanan dana. Namun, kuasa hukum penjual, Subadria Nuka, meminta bukti konkret atas pelanggaran tersebut dan menilai penghilangan seluruh saldo tidak adil. Salah satu korban, Mardiah, melaporkan kehilangan Rp 549 juta dan menyatakan proses banding yang diajukan sejak Januari 2023 masih belum selesai hingga Desember 2024.
Bagikan
Berita terkait
Komisi VII jadwalkan lagi pembahasan dana UMKM dibekukan TikTok Shop
ANTARA News · 9 September 2026 pukul 05.40
RDP dengan DPR, Tokopedia dan TikTok Shop Jelaskan Penanganan Aduan Penjual
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 03.31
TikTok & Tokopedia Buka Suara soal Kabar Blokir-Tahan Saldo Seller
Detik.com · 8 September 2026 pukul 17.43
Pengakuan Seller TikTok soal Saldo Ditahan-Lenyap Berujung PHK Karyawan
Detik.com · 30 September 2026 pukul 13.46