Pengamat: Indonesia Sekarang Cuma Ada 2 Partai, PDIP dan Non PDIP, PSI? Gak Lah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengamat militer Connie Rahakundini Bakrie menyatakan bahwa politik Indonesia kini secara de facto hanya terdiri dari dua kekuatan utama: PDIP dan non-PDIP. Ia menolak gagapan bahwa PSI menjadi partai utama dalam pembelahan politik. Connie menyarankan masyarakat memilih partai yang tidak berada di dalam pemerintahan saat ini. Ia juga mengkritik kegagalan RUU Perampasan Aset dan menyoroti ketidakmampuan DPR lama dalam menghadapi isu rakyat. Dengan mengaitkan situasi Indonesia dengan hancurnya Kerajaan Majapahit, ia berdoa agar bangsa tidak mengalami keruntuhan akibat konflik internal dan keserakahan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 16.36
Prabowo: Terima Kasih Khusus untuk PDIP
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 16.14
Sekjen Partai Pendukung Prabowo Bertemu, Djarot PDIP: Berkumpul Itu Baik, Silaturahmi
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 15.10
Tanggapi Pidato Prabowo, Charles PDIP Minta Desain Ulang Program MBG
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 09.00
Puan Maharani Santai Dapil Sama dengan Kaesang Pangarep di Pemilu 2029
Berita terkait
Jokowi Jadi Kader PSI, Efriza Bongkar Sikap PDIP
JPNN.com · 1 Oktober 2026 pukul 17.49
Di Balik Kepercayaan Diri Jokowi dan PSI, Megawati Didesak Selamatkan PDIP Menuju 2029
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 12.00
Masuknya Jokowi ke PSI Bikin Heboh, Ade Armando Sebut Respons Kader PDIP Memalukan
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 10.20
Jokowi Pamer KTA PSI, Said PDIP: Gua Urus Partai Sendiri
JPNN.com · 30 September 2026 pukul 13.23