Pengamat: Prabowo Tak Akan Membiarkan Dirinya Membesarkan Partai Lain Selain Gerindra
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengamat politik Hendri Satrio memprediksi Presiden Prabowo Subianto akan sangat selektif dalam memilih calon wakil presiden untuk Pilpres 2029. Fokus utamanya adalah menjaga agar efek elektoral pemerintahan tetap mengalir ke Partai Gerindra guna memperkuat posisi partai menjelang Pemilu 2034, bukan justru memperbesar partai politik lain.
Memilih kader internal dianggap sebagai langkah paling aman untuk menghindari risiko politik dan memudahkan konsolidasi kekuatan. Beberapa nama internal yang disebut potensial antara lain Sugiono, Sudaryono, Ferry Juliantono, serta Dedi Mulyadi yang memiliki basis massa besar. Pemilihan tokoh luar dikhawatirkan dapat menciptakan lawan politik atau oposisi sebelum masa pemerintahan berakhir.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 16.24
Terlalu Dini Memunculkan Prabowo Vs AHY di Pilpres 2029
kumparan · 9 September 2026 pukul 23.55
AHY Puji Prabowo: Presiden Bisa Rangkul Berbagai Warna Politik untuk Bersatu
Liputan6.com · 9 September 2026 pukul 22.31
Prabowo Tanggapi Pidato AHY soal Kekuasaan: Sistematis dan Tegas
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 22.10
Momen Prabowo dan AHY Nyalakan Obor Bersama di HUT ke-25 Demokrat
Berita terkait
Pengamat: Bukan Gibran, Prabowo Mungkin Akan Memiliki Tokoh dari Partainya Sendiri
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 00.00
AHY Beri Sinyal Maju Pilpres 2029, Gerindra: Fokus Saja Kawal Program Prabowo
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 16.34
Gerindra soal AHY Singgung Kekuasaan: Kami Hormati, Tiap Partai Punya Kebebasan
kumparan · 8 September 2026 pukul 16.09
Ada Sinyal AHY Maju Pilpres 2029, Gerindra Bilang Begini
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 09.20