Terlalu Dini Memunculkan Prabowo Vs AHY di Pilpres 2029
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Spekulasi mengenai keretakan hubungan antara Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) muncul setelah pidato AHY terkait kekuasaan dan Pemilu 2029. Namun, peneliti senior Citra Institute, Efriza, menilai tuduhan adanya upaya sistematis untuk membenturkan kedua tokoh tersebut masih terlalu dini.
Efriza berpendapat bahwa pidato AHY lebih merupakan langkah konsolidasi internal Partai Demokrat untuk menghadapi Pemilu 2029. Meski wajar bagi kepentingan partai, ia mengingatkan bahwa wacana suksesi yang muncul saat pemerintahan Prabowo belum genap dua tahun dinilai kurang elok secara politik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 10 September 2026 pukul 11.11
AHY Klarifikasi Pidato Dinilai Hindari Kesan Bermanuver-Tak Loyal ke Prabowo
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 09.15
'Sekarang AHY Lebih Dipercaya dan Lebih Menguntungkan Prabowo Daripada Gibran'
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 04.11
AHY Bawa-bawa Nilai Militer di Depan Prabowo: Harus Tahu Siapa yang Berdiri di Samping
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 22.55
Respons Pidato AHY yang Dinilai Kritik Pemerintah, Prabowo: Demokrasi Butuh Koreksi
Berita terkait
Demokrat Tepis PDIP soal Ketidakpuasan: AHY Dukung Pemerintahan Prabowo
Detik.com · 9 September 2026 pukul 17.23
PDIP: Pidato AHY Sinyal Ketidakpuasan di Internal Pemerintah
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 16.14
Meramal Poros Potensial Pilpres 2029: Hambalang, Solo dan Teuku Umar
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 15.55
Isu AHY Maju Pilpres 2029 Mencuat, NasDem Pilih Tetap Dukung Prabowo
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 15.20