Pengusaha Mal Bidik Transaksi Rp 38 Triliun Melalui Indonesia Shopping Festival 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311620/original/069859200_1785412645-Konferensi_Pers_ISF_2026_Kementerian_Perdagangan_2026c.jpeg)
Indonesia Shopping Festival 2026 (ISF 2026) akan digelar selama 17 hari, dari 7 hingga 23 Agustus 2026, bertepatan dengan libur panjang Hari Kemerdekaan RI. Acara ini diselenggarakan oleh tiga asosiasi — APPBI, APRINDO, dan HIPINDO — dengan APPBI sebagai koordinator utama. ISF 2026 mendapat dukungan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian melalui program BINA, Kementerian Perdagangan, Kementerian Pariwisata, serta KADIN dan GIPI. Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Iqbal Shoffan Shofwan menyatakan ISF ini merupakan gelaran kelima sejak pandemi Covid-19.
Target transaksi ISF 2026 ditetapkan sebesar Rp 38 triliun, naik Rp 13 triliun dari capaian tahun 2025 yang mencapai sekitar Rp 25 triliun. Strategi yang diterapkan antara lain penambahan hadiah menarik seperti mobil listrik untuk mendorong konsumsi masyarakat, serta perpanjangan periode penyelenggaraan dari 11 hari menjadi 17 hari. Ketum APPBI Alphonzus Widjaja menekankan bahwa peningkatan konsumsi masyarakat sangat penting karena lebih dari 54% struktur pertumbuhan ekonomi Indonesia didukung oleh konsumsi rumah tangga, dengan pertumbuhan ekonomi nasional ditargetkan tidak kurang dari 5,6%. Selain mendorong perdagangan dalam negeri, ISF 2026 juga diharapkan menjadi sarana bagi usaha mikro untuk mendapatkan akses pasar yang lebih luas.
Bagikan
- indonesia shopping festival 2026
- konsumsi masyarakat
- pertumbuhan ekonomi
- perdagangan dalam negeri
- wisata belanja
Berita terkait
Eddy Soeparno Dorong Transisi Energi Jadi Strategi Pertumbuhan Ekonomi RI
Detik.com · 27 September 2026 pukul 21.03
BI Dorong Ekonomi Syariah Jadi Sumber Pertumbuhan Baru
kumparan · 26 September 2026 pukul 17.33
Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Tembus 5,25 Persen
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 18.00
Belanja Negara 2027 Melebihi Rp4.000 Triliun, Pertama Kali dalam Sejarah RI
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 14.21