BI Dorong Ekonomi Syariah Jadi Sumber Pertumbuhan Baru
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia (BI) memperkuat ekonomi dan keuangan syariah sebagai sumber pertumbuhan inklusif melalui Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Jawa 2026 di Surabaya. Gubernur BI Destry Damayanti menyatakan Indonesia berperingkat 4 dunia dalam ekonomi islam global, dengan sektor halal tumbuh 5,50% yoy pada Q2 2026. Aset keuangan syariah mencapai Rp 3.131 triliun, literasi ekonomi syariah naik dari 16,30% (2019) ke 50,18% (2025). FESyar 2026 menargetkan transaksi Rp 25,5 miliar dengan tema akselerasi pertumbuhan regional berkelanjutan melalui sinergi digital.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 26 September 2026 pukul 16.15
FESyar Regional Jawa 2026 Digelar, BI Jatim Bawa Tiga Inovasi Baru
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 20.33
Bank Indonesia-Kemenkeu Perkuat Sinergi Fiskal dan Moneter, Ini 5 Fokusnya
Berita terkait
BI Catat Modal Asing Masuk US$400 Juta di Tengah Gejolak Global
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 13.02
Alasan Bank Indonesia Menahan BI-Rate di Level 5,75%
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 20.14
BI Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 Berkisar di Level 4,9 hingga 5,7 Persen
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 19.39
Gubernur BI: BI-Rate 5,75 persen saat ini cukup untuk jaga stabilitas
ANTARA News · 23 September 2026 pukul 18.34