Pengusaha Mengeluh Akibat Aturan Ketat Pemerintah: Mending Jual Senjata Api Enggak Capek daripada Jual Roti
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sebuah toko senjata legendaris di Bangkok, Suchart and Friends Gun, beralih haluan menjadi toko roti akibat kebijakan pengetatan regulasi senjata api oleh pemerintah Thailand. Pemilik toko, Warintorn Boonyachai, mulai memproduksi dan menjual roti sejak lima bulan lalu demi mempertahankan kelangsungan bisnis serta membayar gaji para karyawannya. Keputusan peralihan ini dipicu oleh larangan impor senjata api yang diberlakukan pemerintah menyusul rentetan insiden penembakan massal di fasilitas publik, termasuk kasus penembakan di pusat perbelanjaan Bangkok pada tahun 2023.
Kondisi bagi pelaku usaha senjata api kian tertekan setelah insiden penembakan terbaru pada Agustus lalu yang menewaskan delapan orang. Menanggapi kejadian tersebut, Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul mengusulkan penangguhan penerbitan izin pembelian serta izin kepemilikan senjata api baru. Selain itu, kepolisian setempat juga diperintahkan untuk menghentikan perpanjangan izin pembelian senjata, sehingga mempersempit akses peredaran senjata api melalui jalur resmi.
Langkah pengetatan tersebut menuai kritik dari Ketua Asosiasi Pedagang Senjata Api Thailand, Thititorn Bupparamanee. Menurutnya, penangguhan izin resmi bukan solusi tepat untuk menekan angka kriminalitas dan kekerasan bersenjata. Ia mengkhawatirkan kebijakan pengetatan izin legal ini justru akan memicu masalah baru dengan mendorong masyarakat beralih mencari senjata melalui transaksi pasar gelap.
Bagikan
Berita terkait
Pelaku Penembakan Sekolah Thailand Belajar Gunakan Senjata Api dari Medsos
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 17.54
Penembakan Guncang Kantor Pemda, Pelaku Diduga Mantan Anggota Dewan
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 13.27
14 Orang Masih Dirawat Akibat Penembakan Maut di Sekolah Thailand, 7 Kritis
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 01.18
Siswa 14 Tahun Tembak Mati 8 Orang, Alasannya Tak Terduga
CNBC Indonesia · 8 Agustus 2026 pukul 07.30