Banjir Bangkok Lumpuhkan Aktivitas Ekonomi, Warga Tutup Toko Dua Hari Ini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9358843/original/009942900_1790419095-banjir_bangkok.jpg)
Banjir besar melanda Bangkok, Thailand, setelah hujan lebih dari 300 mm mengguyur ibu kota sejak Kamis. Otoritas Metropolitan Bangkok (BMA) menetapkan seluruh 50 distrik sebagai wilayah darurat bencana banjir dan meminta warga tetap berada di rumah. Sistem drainase kota kewalahan menampung limpasan air akibat hujan ekstrem, sementara pusat tekanan rendah masih memicu hujan lebat sepanjang pekan. Gubernur Bangkok Chadchart Sittipunt menyatakan kawasan timur kota paling terdampak, dengan kanal yang sudah penuh menghambat proses pengeringan. Banjir ini mengganggu aktivitas ekonomi, sejumlah usaha terpaksa menghentikan operasional ketika air masuk ke kawasan permukiman dan pertokoan. Somkid Pheuk-ngam (67) menutup toko selama dua hari karena ketinggian air mencapai sekitar pinggang. Hingga kini belum ada laporan korban jiwa, berbeda dengan banjir besar Thailand pada 2011 yang menewaskan ratusan orang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 26 September 2026 pukul 17.51
Foto: Hujan Deras Lumpuhkan Sejumlah Wilayah Bangkok
CNBC Indonesia · 26 September 2026 pukul 16.07
Kota di Negara Tetangga RI Tenggelam, Hujan Turun 3 Hari Non-Stop
Detik.com · 26 September 2026 pukul 12.34
Bangkok Dilanda Banjir Besar, Pemerintah Tetapkan Status Bencana
Detik.com · 27 September 2026 pukul 12.13
Penyebab Hujan Hampir 48 Jam Nonstop hingga Bikin Bangkok Darurat Banjir
Berita terkait
Banjir Bangkok Ganggu Aktivitas Ekonomi, 52.000 Rumah Tangga Terdampak
Liputan6.com · 27 September 2026 pukul 17.31
Foto: Hujan Deras Lumpuhkan Bangkok, Mobil-mobil Sampai Tenggelam
kumparan · 26 September 2026 pukul 17.51
Bangkok Tetapkan Status Bencana Banjir Usai 2 Hari Diguyur Hujan Deras
kumparan · 26 September 2026 pukul 16.33
Nepal Butuh Rp 88 T untuk Pulihkan Infrastruktur usai Banjir Bandang
kumparan · 30 Agustus 2026 pukul 06.25