Penumpang Sepi dan Utang Menumpuk, Perusahaan Kereta Cepat Mau Bangkrut
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Brightline, perusahaan kereta cepat di Florida, akan mengajukan kebangkrutan Chapter 11 di New Jersey untuk merestrukturisasi utang senilai US$5,5 miliar (Rp98,45 triliun). Utang akan dipotong menjadi US$2,7 miliar melalui restrukturisasi di holding company, sementara operasional tetap berjalan. Penumpang tidak mencapai target 4,5 juta per tahun, hanya 1,4 juta sampai Agustus 2026. Sekelompok kreditur sepakat berikan pendanaan keluar kepailitan US$490 juta. Fortress Investment Group mengakuisisi rel 2004 lalu dan mengembangkan jaringan antarkota. Gugatan cedera pribadi juga menjadi beban tambahan.
Bagikan
Berita terkait
60% Saham Kereta Cepat Bakal Dipegang Kemenkeu, PT PSBI Tutup?
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 20.31
Bereskan Utang, Kemenkeu Ambil Alih 60% Saham Kereta Cepat September
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 06.25
Purbaya Tegaskan Kemenkeu Ambil Alih Seluruh Saham BUMN di Whoosh
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 16.51
KAI Akui Whoosh Bebani Keuangan, Minta Pengalihan ke Kemenkeu Segera Dilakukan
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 19.21