Penumpang Tumbuh, KAI Usulkan Impor 23 Trainset KRL Bekas dari Jepang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT KAI mengusulkan pengadaan 23 trainset KRL bekas Jepang untuk menambah armada KRL Jabodetabek. Usulan ini disampaikan Bobby Rasyidin dalam RDP dengan Komisi VI DPR pada 23/9/2026 dan mendapat persetujuan. Armada terdiri atas 7 trainset SF12 (12 kereta) dan 16 trainset SF8 (8 kereta) sesuai kondisi infrastruktur stasiun seperti lintas loop Tanjung Priok-Kota yang belum memiliki peron cukup panjang untuk rangkaian 12 kereta.
Kebutuhan armada baru didasarkan pada peningkatan 11,3 persen jumlah penumpang KRL semester I-2026 dibanding tahun sebelumnya. Rata-rata pengguna mencapai 1,1 juta penumpang per hari dengan puncak hingga 1,3 juta orang. Tambahan armada juga ditujukan untuk menggantikan 23 trainset lama yang berusia lebih dari 40 tahun.
Sebelumnya, KAI telah mengada 27 rangkaian baru (324 gerbong) sejak 2024: 11 dari China (CRRC) dan 16 dalam negeri (PT INKA). Saat ini 18 rangkaian sudah beroperasi.
Tag topik: kereta api, KRL, Jabodetabek, impor kereta, penumpang
Bagikan
Berita terkait
Ditolak pada 2023, Permintaan Impor KRL Bekas Kini Disetujui Komisi VI DPR
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 03.30
Menteri PU Cek Langsung Sawah Kekeringan di Bekasi–Cirebon
kumparan · 28 September 2026 pukul 03.00
Jokowi Sudah 'Lepaskan' Gibran: Masalah dengan Ijazahnya yang Digugat, Itu Urusannya Dia
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 03.00
Jenderal Agus Subiyanto: 8 Pucuk Senjata Disita dari OPM
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 02.11