Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Penyebab Tiba-Tiba IHSG Anjlok 1,5%

IHSG tertekan 1,51% ke level 6.037,81 pada pukul 10.15 WIB, Rabu (29/7/2026), didorong pelemahan sektor properti dan utilitas yang masing-masing anjlok 4,88%. Nilai transaksi mencapai Rp14,41 triliun dengan volume 20,72 miliar lembar saham. Sebanyak 573 saham melemah, 124 menguat, dan 268 stagnan.

Beban terbesar datang dari AMMN (-8,56 poin), BREN (-8,30 poin), MORA (-7,27 poin), dan MPRO (-6,20 poin). Saham berat lain seperti VKTR, BRPT, BMRI, BRMS, BBCA, dan BUMI juga menyeret indeks. Penguatan terbatas hanya didukung SMMA, MLPT, DWGL, HEAL, dan ICBP.

Pelaku pasar bersikap hati-hati menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve dini hari nanti. Mayoritas memproyeksikan The Fed mempertahankan suku bunga, sehingga investor membatasi pengambilan risiko di pasar saham.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait