PepsiCo Indonesia Bantu Perkuat Rantai Pasok Lokal melalui Panen Kentang Industri di Jawa Barat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PepsiCo Indonesia melaksanakan panen kentang industri pertama di Kabupaten Garut, Jawa Barat, bersama petani binaan dan Dinas Pertanian. Kentang hasil panen akan diproses menjadi keripik kentang Lay’ di pabrik PepsiCo di Cikarang. Program ini merupakan bagian dari pengembangan ekosistem pertanian kentang industri yang dimulai sejak 2024, dengan pendampingan teknis dan transfer pengetahuan kepada petani sejak penanaman pada November 2025. Ayok Nugroho, Director of Supply Chain PepsiCo Indonesia, menyatakan bahwa hasil panen ini akan mendukung produksi Lay’ dan menciptakan dampak positif bagi petani lokal secara berkelanjutan. Dedi, Sekretaris Dinas Pertanian Garut, menyampaikan dukungan terhadap program ini karena pertanian merupakan sektor strategis nasional dan hasil pertanian Garut berkontribi besar pada pertumbuhan ekonomi lokal. Rangkaian kegiatan panen meliputi kunjungan lahan, seremoni panen, dan peninjauan quality control kentang. PepsiCo juga mengembangkan program pelatihan “Lay’s GrowerConnect” untuk lebih dari 200 petani, mencakup teknik budidaya dari persiapan lahan hingga panen. Enam perwakilan petani juga mengikuti kunjungan studi ke Chiang Mai, Thailand, untuk mempelajari praktik pertanian kentang yang telah berhasil dikembangkan selama hampir 30 tahun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 21.07
Perkuat Rantai Pasok Lokal, PepsiCo Indonesia Dukung melalui Panen Kentang Industri di Jabar
Berita terkait
The 2nd IREJ 2026-Wingday, Hadirkan Ratusan Komunitas dan Kolaborasi dengan Bold Riders
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 20.24
Stok Pangan di Jawa Barat Dipastikan Aman
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 19.30
Perkuat Ekspansi, BAIC Buka Dealer ke 18 di Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 17.41
Sempat Ditutup imbas Gunung Anak Krakatau, Warga Sambut Antusias Pembukaan Bandara Husein
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 16.15