Perak Makin Diburu, Defisit Pasokan Global Diproyeksi Berlanjut Hingga 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga perak dunia melonjak 69% tahunan pada 2025, lebih tinggi dari emas 30%, sementara pasokan global mengalami defisit tujuh tahun berturut-turut hingga 2026 dengan proyeksi mencapai 46,3 juta ounce. Di pasar domestik, harga perak batangan Antam naik dari Rp39.450 ke Rp44.100 per gram dalam dua minggu. Permintaan perak untuk koin dan batangan meningkat 14% pada 2025, didukung oleh sektor surya, kendaraan listrik, dan infrastruktur teknologi. Ahli menyebut kombinasi permintaan investasi kuat dan defisit pasokan struktural menciptakan volatilitas harga yang menarik bagi trader.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 08.45
China Perluas Proyek Energi Bersih di Amerika Latin, dari Brasil hingga Argentina
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 14.58
JustMarkets: Perak Layak Dilirik sebagai Instrumen Investasi
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 16.45
ISEW 2026 Jadi Jembatan Investasi Energi Bersih Indonesia
Berita terkait
Harga Perak Antam 18 Agustus 2026 Naik, Ini Rincian Lengkapnya
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 10.15
DPR Sebut PLTN Bisa Jadi Solusi Pasokan Energi Bersih untuk Data Center
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 15.03
Harga Emas dan Perak Antam Hari Ini 30 September 2026, Cek Harga per Gram hingga 1 Kg
JPNN.com · 30 September 2026 pukul 13.00
Harga Perak Antam 18 September 2026 Melesat Rp 1.500
Liputan6.com · 18 September 2026 pukul 11.05