China Perluas Proyek Energi Bersih di Amerika Latin, dari Brasil hingga Argentina
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

China memperluas proyek energi bersih di Amerika Latin melalui pembangunan jaringan transmisi, pembangkit tenaga surya, serta modernisasi pembangkit listrik tenaga air. Proyek besar termasuk jalur transmisi Belo Monte Tahap II di Brasil sepanjang 2.534 kilometer untuk menghubungkan sumber energi air dengan pusat konsumsi, serta pembangkit tenaga surya Cauchari di Argentina dengan kapasitas 315 megawatt yang merupakan salah satu terbesar di Amerika Selatan. China Three Gorges juga mengoperasikan PLTA Jupia dan Ilha Solteira di Brasil dengan kapasitas gabungan hampir 5 juta kilowatt.
Kerja sama ini melibatkan investasi, teknologi, dan sistem pengelolaan dari China, mendukung transisi energi negara Amerika Latin. Proyek-proyek tersebut mengatasi ketimpangan energi, seperti di Provinsi Jujuy Argentina yang kini mandiri, dan di Brasil dengan modernisasi sistem digital pada pembangkit berusia lama. Kerja sama energi China-Amerika Latin menjadi sorotan dalam inisiatif Belt and Road, dengan fokus pada energi bersih dan mineral.
Wakil Direktur Administrasi Energi Nasional China menyebut energi terbarukan sebagai penggerak baru. Perusahaan China diperkirakan memperluas keterlibatan melalui manufaktur lokal, riset bersama, dan pembiayaan hijau, membantu negara berkembang menekan emisi sambil menjaga pasokan listrik stabil dan mandiri.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 13.35
Starbright China Bangun Proyek Rp 1,25 T di IKN, 100 Apartemen Sudah Dipesan
JawaPos · 13 Agustus 2026 pukul 04.06
Perak Makin Diburu, Defisit Pasokan Global Diproyeksi Berlanjut Hingga 2026
Berita terkait
Daftar Harga Emas Perhiasan 16 Agustus 2026: Cek Ragam Karat di Sini
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 13.26
ISEW 2026 Jadi Jembatan Investasi Energi Bersih Indonesia
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 16.45
China Siap-Siap Masuk Madura, Bangun Komplek Pabrik di Sini
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 16.45
Investor China, Korea hingga Jepang Berebut Masuk Madura, Ada Apa?
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 12.10