Perang Rusia-Ukraina Masih Berlangsung, Bagaimana Pasokan Gandum Indonesia?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9296727/original/008242400_1784022507-3fa60472-8dcd-43de-8f2d-dc9c188e0f52.jpeg)
Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan pasokan gandum Indonesia aman meskipun konflik Rusia-Ukraina berpotensi mengganggu perdagangan global. Indonesia tidak bergantung pada Ukraina, melainkan memiliki alternatif pasokan dari Australia, Kanada, dan Amerika Serikat. Kementerian Perdagangan siap membuka negara pemasok alternatif bila diperlukan. Strategi keberagaman sumber pasokan menjadi mitigasi utama terhadap gangguan geopolitik. Ketua Umum Gapmmi, Adhi S Lukman, mendukung pembebasan bea masuk kedelai dan gandum impor dari AS melalui ART, yang diproyeksikan dapat menurunkan beban masyarat serta meningkatkan daya saing industri pangan Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 14.25
Industri Petrokimia RI Mumet Efek Perang Timur Tengah, Jalan Buntu?
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 14.01
Indonesia Perkuat Aliansi Negara Produsen Sawit
Berita terkait
PT DSI Dorong Optimalisasi Ekspor Komoditas Strategis hingga USD 5 M per Tahun
kumparan · 25 Agustus 2026 pukul 10.55
RI Kejar IEU CEPA Mulai Tahun Depan, 90,4% Pos Tarif Langsung Jadi 0%
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 22.08
Iluminasi Merah Putih di Air Terjun Niagara Peringati HUT ke-81 RI
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 02.06
RI Sepakat Ekspor Beras ke Malaysia 1.000 Ton Pekan Ini
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 21.32