Jakarta · Jumat, 28 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Industri Petrokimia RI Mumet Efek Perang Timur Tengah, Jalan Buntu?

Industri petrokimia Indonesia mengalami tekanan pasokan bahan baku akibat gangguan geopolitik Perang Timur Tengah. Sumber bahan baku dari Timur Tengah menjadi sulit diakses, meningkatkan biaya dan waktu pengiriman hingga 60 hari. Perusahaan harus mencari alternatif dengan biaya premium. Peluang ada pada September-November 2026 ketika LPG lebih murah daripada nafta. Dampak menyebar ke industri turunan seperti makanan, minuman, dan manufaktur yang menghadapi kenaikan biaya produksi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait