Industri Petrokimia RI Mumet Efek Perang Timur Tengah, Jalan Buntu?
CNBC Indonesia± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Industri petrokimia Indonesia mengalami tekanan pasokan bahan baku akibat gangguan geopolitik Perang Timur Tengah. Sumber bahan baku dari Timur Tengah menjadi sulit diakses, meningkatkan biaya dan waktu pengiriman hingga 60 hari. Perusahaan harus mencari alternatif dengan biaya premium. Peluang ada pada September-November 2026 ketika LPG lebih murah daripada nafta. Dampak menyebar ke industri turunan seperti makanan, minuman, dan manufaktur yang menghadapi kenaikan biaya produksi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 28 Agustus 2026 pukul 12.45
Perang Rusia-Ukraina Masih Berlangsung, Bagaimana Pasokan Gandum Indonesia?
Berita terkait
Perang di Timur Tengah Bisa Ganggu Kabel Laut dan Internet Asia
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 06.19
Bukan Olahraga Murah: Cuan Besar di Balik Lari
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 14.08
Lotte Chemical Jajaki Penjualan Saham Pabrik RI ke Danantara Senilai Rp30 Triliun
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 13.17
Wamenlu Ikut Pertemuan di Yordania Bahas Status Yerusalem, Usul 5 Langkah Konkret
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 19.00