Pergantian Purbaya Jadi Menkeu Dinilai Bisa Tekan Rupiah dan Saham
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pergantian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa secara mendadap dinilai berpotensi memicu ketidakpastian di pasar keuangan. Pengamat ekonomi Ibrahim Assuabi menyatakan pergantian tersebut dapat memengaruhi sentimen investor, terutama karena Purbaya sebelumnya melakukan perubahan kebijakan fiskal seperti penyesuaian target defisit anggaran dari 2,68% menjadi 2,86% dan perubahan asumsi harga minyak dari US$70 menjadi US$80 per barel. Ketidakpastian ini berpotensi menekan pasar saham dan nilai tukar rupiah. Purbaya juga dikenal kritik terhadap program seperti MBG dan Koperasi Desya Merah Putih, sehingga pergantian menteri menimbulkan kekhawatiran akan kontinuitas kebijakan fiskal ke depan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 14 September 2026 pukul 16.40
Pekanbaru Raih Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Indonesia Sebesar 7,39 Persen
CNN Indonesia · 14 September 2026 pukul 16.29
IHSG Melemah Tipis ke 6.534 Sore Ini, 429 Saham Merah
Detik.com · 14 September 2026 pukul 12.46
Bebas Cemas! 4 Alasan Cicil Emas Pegadaian Cocok untuk Pemula
kumparan · 14 September 2026 pukul 12.09
IHSG Sesi I Ditutup Merosot 1,70 Persen ke Level 6.429
Berita terkait
Video:Pilah-pilih Reksa Dana dan Unit Link Saat Selat Hormuz Masih Panas
CNBC Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 17.00
Emas vs tabungan bank: Mana yang lebih menguntungkan? Ini faktanya
ANTARA News · 15 Agustus 2026 pukul 11.35
Gantikan Purbaya, Suahasil Nazara Dinilai Bawa Sinyal Stabilitas bagi Pasar
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 17.55
Purbaya: Defisit APBN per Akhir Agustus 2026 Sebesar 0,9% PDB
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 11.10