Jakarta · Jumat, 18 September 2026Cari
WargaKonoha

Pergerakan rupiah dipengaruhi sinyal "hawkish" dari The Fed

Pergerakan rupiah dipengaruhi sinyal hawkish Federal Reserve yang menaikkan Fed Funds Rate (FFR) 25 basis points ke kisaran 3,75–4,00 persen. Mayoritas pejabat Fed memproyeksikan suku bunga kebijakan akan mencapai 4% pada akhir 2024 dan 4,25% pada akhir 2026 untuk memerangi inflasi yang didorong oleh guncangan pasokan dan tekanan geopolitik. Rupiah pada Jumat pagi menguat menjadi Rp17.743 per dolar AS, dengan proyeksi kisaran Rp17.700–Rp17.850 per dolar AS. Dolar AS stabil setelah pertemuan FOMC September 2026, sementara harga minyak turun karena harapan Arab Saudi dapat memulihkan East-West pipeline yang rusak akibat serangan pesawat tak berawak dari Irak.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait