Gempa Moneter Ancam Asia, Bank Sentral Jepang Siap Naikkan Suku Bunga Tertinggi dalam 31 Tahun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank of Japan (BOJ) siap menaikkan suku bunga acuan ke 1,25% pada September 2026, level tertinggi dalam 31 tahun. Langkah ini merupakan respons atas lonjakan inflasi akibat konflik Timur Tengah dan kebijakan agresif Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) yang menaikkan suku bunga ke 3,75%-4,00%.
Kenaikan suku bunga The Fed menyebabkan jurang suku bunga antara AS dan Jepang membesar, berisiko memperlemah Yen dan menaikkan biaya impor. Harga energi dunia melonjak akibat Perang Iran, menambah tekanan inflasi di Jepang.
Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, secara terbuka mendukung keputusan BOJ untuk mengatasi pelemahan Yen. Meskipun tegas, kebijakan BOJ masih dianggap lambat dibanding ECB dan The Fed. Kenaikan ini mengakhiri era pendanaan murah yang selama bertahun-tahun dikelilingi Yen.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 18 September 2026 pukul 08.15
Susul The Fed, Bank Sentral Jepang Bersiap Naikkan Suku Bunga
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 19.35
The Fed Naikkan Bunga, Bitcoin Ngegas ke US$76.000! Indodax Minta Investor Cermati 4 Faktor Ini
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 19.28
Suku Bunga The Fed Naik, Pemerintah Siapkan Diversifikasi Utang
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 16.35
IHSG Sesi II Ditutup Menguat 0,40% ke Level 6.462
Berita terkait
Indeks Ditutup di Zona Hijau, Naik ke Level 6.462,43
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 16.25
Trump Geram! Perintahkan The Fed Segera Turun Suku Bunga AS ke 1%
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 15.55
Donald Trump Desak The Fed Turunkan Suku Bunga ke Level 1 Persen
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 12.10
Kurs Rupiah Dibuka Melemah AS Usai The Fed AS Naikkan Suku Bunga
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 12.05