Pertama se-Indonesia, PSEL Dibangun Jadi Solusi Persampahan di Bogor
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah membangun proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) pertama di Indonesia yang terintegrasi di TPAS Galuga, Kabupaten Bogor. Proyek ini menggabungkan dua teknologi: PSEL untuk mengolah sampah baru menjadi listrik dan pirolisis untuk menuntaskan timbunan sampah lama. Langkah ini diambil karena kondisi TPAS Galuga yang darurat dan volume sampah harian yang tinggi, mencapai 3.000 ton di Kabupaten Bogor dan 700-1.000 ton di Kota Bogor.
Fasilitas PSEL ditargetkan mengolah 1.500 ton sampah baru per hari menjadi energi listrik berkapasitas 20-30 MW dengan PLN sebagai offtaker. Sementara itu, teknologi pirolisis akan mengolah 700-1.000 ton sampah lama per hari menjadi bahan bakar diesel. Proyek Strategis Nasional ini bertujuan menjadi model penanganan sampah hulu ke hilir melalui penyederhanaan regulasi dan konsolidasi lintas lembaga.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 17 September 2026 pukul 18.18
34 Tahun Jadi TPA, Galuga Kini Disulap Jadi Pusat Pengolahan Sampah Modern
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 18.00
Menteri LH Targetkan Masalah Sampah Nasional Rampung 100% pada 2029
SINDOnews · 17 September 2026 pukul 15.37
Sulap Sampah Jadi Listrik untuk 100.000 Rumah, Danantara Investasi Rp2,8 Triliun di Bogor
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 15.00
PSEL Bogor Raya Baru Awal, Pemerintah Kejar Penanganan 4.000 Ton Sampah per Hari
Berita terkait
PSEL dan Pirolisis Dibangun di Bogor, Olah 2.500 Ton Sampah Jadi Listrik-BBM
Detik.com · 17 September 2026 pukul 14.41
PSEL Bogor Raya 1 Resmi Dimulai, Bisa Kelola 500 Ribu Ton Sampah/Tahun
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 13.11
Danantara Mulai Proyek PSEL Bogor Raya Rp2,8 Triliun, Olah 500 Ribu Ton Sampah Tiap Tahun
JawaPos · 17 September 2026 pukul 12.00
Investasi Rp2,8 T, PSEL Bogor Raya 1 Olah 500 Ribu Ton Sampah Setahun
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 22.45