PSEL Bogor Raya Baru Awal, Pemerintah Kejar Penanganan 4.000 Ton Sampah per Hari
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370984/original/089761900_1759619963-1001057167.jpg)
Pemerintah memulai pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya 1 untuk menangani sampah di Kota dan Kabupaten Bogor yang mencapai 4.000 ton per hari. Proyek ini ditargetkan selesai dalam dua tahun, namun pemerintah daerah diminta memastikan tata kelola sampah dari hulu ke hilir tetap berjalan efektif selama masa pembangunan agar tidak terjadi penumpukan sampah organik yang menimbulkan bau.
Wamenmendagri Bima Arya menekankan bahwa PSEL ini adalah langkah awal dalam ekosistem pengelolaan sampah berkelanjutan. Selain PSEL, pemerintah juga membuka peluang penggunaan teknologi alternatif seperti pirolisis, green coal, dan pelletizing untuk wilayah lain, mengingat program PSEL saat ini baru mencakup sekitar 60 dari 470 kabupaten/kota di Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 17 September 2026 pukul 18.18
34 Tahun Jadi TPA, Galuga Kini Disulap Jadi Pusat Pengolahan Sampah Modern
SINDOnews · 17 September 2026 pukul 15.37
Sulap Sampah Jadi Listrik untuk 100.000 Rumah, Danantara Investasi Rp2,8 Triliun di Bogor
Detik.com · 17 September 2026 pukul 14.41
PSEL dan Pirolisis Dibangun di Bogor, Olah 2.500 Ton Sampah Jadi Listrik-BBM
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 13.11
PSEL Bogor Raya 1 Resmi Dimulai, Bisa Kelola 500 Ribu Ton Sampah/Tahun
Berita terkait
Danantara Mulai Proyek PSEL Bogor Raya Rp2,8 Triliun, Olah 500 Ribu Ton Sampah Tiap Tahun
JawaPos · 17 September 2026 pukul 12.00
Efektivitas Proyek Pengelolaan Sampah Danantara Dipertanyakan, Berpotensi Mangkrak?
JPNN.com · 4 September 2026 pukul 21.30
969 Ton Sampah Palembang Mulai Dikirim ke PSEL, 141 Armada Dikerahkan
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 21.01
PSEL Dibangun, Warga Bantargebang Berharap Tumpukan Sampah Berkurang
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 14.52