Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

Pertamina Garap MNK Rokan, Bisa Dongkrak Produksi Minyak Indonesia

PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mengembangkan migas nonkonvensional (MNK) di Blok Rokan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan produksi minyak Indonesia. Menurut Direktur Eksekutif Reforminer Institute Komaidi Notonegoro, pengembangan MNK dapat menjadi "game changer" serupa dengan pengalaman AS pada 2000-an, di mana MNK membuat AS menjadi produsen minyak utama dunia. Indonesia memiliki potensi MNK yang besar, namun karakteristik batuan yang lebih kompleks membutuhkan teknologi khusus dan biaya produksi yang lebih tinggi dibandingkan migas konvensional.

PHR telah memulai pengembangan MNK Rokan sejak 2023 melalui pengeboran Gulamo DET-1, dilanjutkan dengan Kelok DET-1 pada 2024 di struktur North Aman. Komaidi menilai keberhasilan pengembangan ini dapat memperpanjang rasio cadangan dan produksi migas nasional, sekaligus memberikan peluang untuk mengembangkan potensi MNK lain di Indonesia. Keberhasilan proyek ini juga diharapkan meningkatkan kredibilitas Pertamina di tingkat global.

Dari sisi ketahanan energi, MNK Rokan menempatkan posisi strategis karena sebagian cadangannya berada di daratan, berbeda dengan banyak blok migas baru yang berlokasi di laut dalam. Pengembangan laut dalam menghadapi tantangan infrastruktur yang lebih kompleks dan biaya yang lebih tinggi. Dengan MNK yang lebih mudah diakses di daratan, diharapkan biaya produksi dan kesulitan teknis dapat diminimalisir, sehingga mendukung ketahanan energi nasional.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait