Pertamina Genjot Hasil Panen Petani di Indramayu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pertamina EP Zona 7 Regional Jawa Barat meluncurkan program pendampingan pertanian di Indramayu, khususnya di Desa Jatisura. Program ini dimulai 2025 setelah menemukan kadar unsur hara tanah rendah melalui uji laboratorium Universitas Padjadjaran. Dengan pupuk terproporsionalisasi, sumur bor, PGPR, dan Rubuha, produktivitas padi meningkat dari 6,5 ton/hektar menjadi 8,5-11 ton/hektar, serta frekuensi panen naik dari satu ke dua kali per tahun. Program awalnya diuji pada 10 petani, kini meluas ke 60 petani pada musim tanam kedua dengan luas 114 hektar.
Bagikan
Berita terkait
Gelar Goes to Campus, Project R&P Balongan Edukasi Mahasiswa Jaga Keseimbangan Operasional Kilang dengan Kelestarian Alam
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 12.29
Tambah Pasokan Biodiesel, Agrinas Palma Bakal Perluas Kebun Sawit 400 Ribu Ha
kumparan · 3 September 2026 pukul 21.00
Waspada Luas Panen Padi Berpotensi Susut pada Oktober 2027
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 19.25
Pencuri Pipa Besi Pertamina Indramayu Ditangkap, Kerugian Rp2,3 Miliar
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 19.12