Pertamina: Harga Pertamax Akan Berkisar Rp 18-20 Ribuan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Konflik di Timur Tengah, terutama di Selat Hormuz, menyebabkan ketidakstabilan harga energi global. Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Patra Niaga Eko Ricky Susanto menyatakan harga minyak dunia belum stabil setelah konflik Ukraina-Rusia. Jika tren harga minyak global tetap tinggi, harga Pertamax dapat berkisar Rp 18-20 ribu per liter. Pada September 2026, harga minyak mentah sempat tembus US$ 108 per barel, tertinggi sejak Mei 2026, akibat perang AS vs Iran dan serangan Houthi di Laut Merah. Para pedagang menambah kapasitas gudang minyak untuk menghadapi gangguan pasokan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 15.03
Harga Minyak Dunia Tembus US$108, Pertamax Berpotensi Naik hingga Rp20 Ribu
kumparan · 11 September 2026 pukul 13.33
Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Berubah Meski Harga Minyak Dunia Naik
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 08.25
Resmi! Harga BBM di SPBU Pertamina, BP-Shell per 10 September 2026
Berita terkait
Ekonom Taksir Pertamax Harusnya Dijual Rp 16.800, Pertimbangkan Harga Minyak dan Nilai Tukar Rupiah
JawaPos · 3 September 2026 pukul 20.45
Perbandingan Harga BBM RI dengan Malaysia, Mana Lebih Murah?
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 15.30
Wamen ESDM Bicara soal Harga Pertamax Tak Naik Bulan Ini
kumparan · 2 September 2026 pukul 14.00
Pertamina Resmi Naikkan Harga BBM Mulai 1 September, Pertalite Ikut Terdampak?
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 07.55