Harga Minyak Dunia Tembus US$108, Pertamax Berpotensi Naik hingga Rp20 Ribu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak dunia mencapai US$108 per barel pada September 2026 akibat konflik di Timur Tengah, termasuk pertempuran antara AS dan Iran di Selat Hormuz serta serangan Houthi di Laut Merah. Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Patra Niaga Eko Ricky Susanto menyatakan harga minyak belum menunjukkan stabilisasi signifikan. Tekanan geopolitik ini berpotensi mendorong harga Pertamax naik ke Rp18-20 ribu per liter, jauh di atas level non-subsidi sebelum krisis. Ketanggukan pasokan minyak dunia masih terancam, memicu kekhawatiran gangguan pasokan jangka panjang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 11 September 2026 pukul 13.52
Pertamina: Harga Pertamax Akan Berkisar Rp 18-20 Ribuan
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 13.28
Harga Minyak Mentah Indonesia Agustus 2026 Tembus US$ 89,43 per Barel
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 10.00
Harga Minyak Dunia Melonjak, ICP Agustus Tembus USD89,43 per Barel
Detik.com · 11 September 2026 pukul 09.57
Harga Minyak RI Tembus US$ 89/Barel, Naik US$ 7,75 dalam Sebulan
Berita terkait
Trump Ancam Iran, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 7% Tembus USD90 per Barel
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 08.46
Trump Ancam Balas Iran, Harga Minyak Naik Nyaris 8%
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 08.16
Harga minyak mentah Indonesia naik jadi 89,43 dolar AS per barel
ANTARA News · 11 September 2026 pukul 09.46
Judul Artikel: Konflik Jalur Maritim Memanas, ESDM Patok ICP Agustus Naik Jadi USD 89,43 per Barel
JawaPos · 11 September 2026 pukul 08.15