Pertamina Ikut Garap Proyek PSEL di Yogyakarta, Target Beroperasi 2028
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Pertamina (Persero) akan mengembangkan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Proyek ini ditargetkan mulai dibangun pada 2027 dan beroperasi penuh pada 2028, dengan masa pembangunan diperkirakan satu tahun. Pengembangan dilakukan oleh Pertamina New and Renewable Energy (NRE) secara bersamaan dengan investor, mitra internasional, dan BPI Danantara.
Fasilitas PSEL ini akan mengelola setidaknya 1.000 ton sampah per hari di sekitar kawasan aglomerasi Kartamantul, meliputi Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, dan Kabupaten Bantul. Dengan kapasitas pengolahan tersebut, pembangkit listrik diperkirakan dapat menghasilkan sekitar 30 megawatt (MW) energi listrik.
Menurut Direktur Transformasi & Keberlanjutan Bisnis Pertamina, Agung Wicaksono, proyek ini sejalan dengan program pemerintah dalam mengembangkan energi terbarukan dari sampah. Kapasitas 30 MW diperkirakan dapat mendukung kebutuhan listrik untuk sekitar 100.000 hingga 150.000 rumah tangga di wilayah sekitarnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 21.42
Festival DEB Pertamina 2026 Mendorong Energi Terbarukan Jadi Penggerak Ekonomi Desa
CNN Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 21.26
Festival DEB Pertamina Dorong Energi Bersih Jadi Motor Ekonomi Desa
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 20.54
Festival DEB Pertamina 2026 Dorong EBT Jadi Penggerak Ekonomi Desa
JawaPos · 27 Agustus 2026 pukul 20.45
Festival DEB Pertamina 2026 Perkuat Kolaborasi, Dorong Energi Terbarukan Jadi Penggerak Ekonomi D
Berita terkait
Pertamina Ungkap Dampak B50 & Bioetanol: Ciptakan 2,1 Juta Lapangan Kerja
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 20.23
Festival DEB Pertamina 2026 Dorong Energi Terbarukan Jadi Penggerak Ekonomi Desa
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 20.23
Tak Cuma soal Energi, Begini Cara Pertamina Jaga Lingkungan
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 19.15
Pertamina Dorong Kemandirian Ekonomi Desa Berbasis Energi Terbarukan
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 18.40