Pertamina Siap Pimpin Pengembangan Ekosistem Carbon Capture Storage
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Pertamina (Persero) siap memimpin pengembangan ekosistem Carbon Capture Storage (CCS) sebagai bagian dari Dual Growth Strategy. Strategi ini membagi fokus pada dua pilar: penguatan bisnis utama melalui peningkatan produksi migas dengan teknologi CCUS, revamping kilang, dan adaptasi era EV; serta pengembangan bisnis rendah karbon seperti biofuel (B50, SAF), geothermal, dan ekosistem CCS. Pertamina mengidentifikasi 13 lokasi studi CCS di beberapa pulau dengan potensi penyimpanan 7,3 GigaTon CO2, termasuk CCS Hub Asri Basin (2,9 GT). Integrasi bisnis mencakup seluruh rantai nilai CCS dari sumber emisi hingga monetisasi karbon. Pengembangan CCS memerlukan kolaborasi lintas industri, pendanaan proyek, regulasi yang mendukung, dan standar MRV internasional untuk menjadikan Indonesia pusat pengembangan CCS di kawasan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 15.30
Pertamina Petakan 13 Lokasi CCS Berkapasitas 7,3 Gigaton CO2
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 16.30
Pertamina Siap Pimpin Pengembangan Ekosistem Carbon Capture Storage di Indonesia
CNN Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 15.15
Pertamina Tegaskan Siap Pimpin Pengembangan Ekosistem CCS di Indonesia
JawaPos · 28 Agustus 2026 pukul 14.15
Pertamina Siap Pimpin Pengembangan Ekosistem Carbon Capture Storage di Indonesia
Berita terkait
Top! Capaian Dekarbonisasi Pertamina di Semester I 2026 Tembus 118%
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 17.07
Mantap, Pertamina Lampaui Target Pengurangan Emisi Karbon
CNBC Indonesia · 9 Agustus 2026 pukul 13.07
Pertamina Catat Pengurangan Emisi pada Semester I 2026 Capai 118%
CNN Indonesia · 9 Agustus 2026 pukul 11.32
Pertamina Identifikasi 13 Penyimpanan Karbon di RI, Total Kapasitas 7,3 Gigaton
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 14.08