Jakarta · Senin, 31 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pertumbuhan Internet Pesat, Indonesia jadi Incaran Ekspansi AI dan Komputasi di ASEAN

Pertumbuhan pengguna internet dan ekonomi digital di Indonesia mendorong minat asing untuk mengembangkan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan komputasi di kawasan ASEAN. Menurut data Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital Kementerian Komunikasi dan Digital RI, terdapat 185 pusat data di Indonesia dengan kapasitas total 274 MW, yang ditargetkan mencapai lebih dari 2.000 MW pada 2029. Kebutuhan akan infrastruktur ini semakin besar seiring permintaan perusahaan akan akses komputasi yang fleksibel, termasuk melalui model Token-as-a-Service (TaaS).

Pada ajang AIMX Singapore 2026, Runjian Co., Ltd. memperkenalkan pengembangan bisnis Token-as-a-Service, model penyediaan kapasitas komputasi yang memungkinkan klien mengakses daya komputasi untuk kebutuhan AI secara fleksibel. Sebagai sponsor platinum, Runjian mengusung tema "Token as a Service: Powering a Smarter ASEAN". VP Runjian, Athena Zhao, menyatakan bahwa model TaaS sangat mendukung adopsi AI di Asia Tenggara dengan menyediakan akses komputasi yang inklusif dan efisien.

Ekspansi Runjian di pasar ASEAN didukung oleh rekam jejak di Indonesia, termasuk proyek pusat data, infrastruktur digital, dan digitalisasi kawasan industri seperti Morowali Smart Park di Sulawesi Tengah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait