Pertumbuhan Kredit BRI Ngebut! Naik 16% di Semester I-2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) mencatat pertumbuhan kredit yang kuat pada semester I-2026. Total kredit dan pembiayaan BRI Group mencapai Rp1.646 triliun, naik 16,2% secara tahunan. Pertumbuhan ini menjadi penggerak utama pertumbuhan aset perseroan yang tumbuh 11,7% yoy. Direktur Utama Hery Gunardi menyatakan bahwa berbagai indikator kinerja BRI bergerak positif, termasuk penurunan rasio kredit bermasalah.
Di sisi pendanaan, dana pihak ketiga (DPK) BRI mencapai Rp1.581 triliun dengan pertumbuhan 6,7% yoy. Dengan pertumbuhan kredit melebihi pertumbuhan DPK, BRI berhasil meningkatkan intermediasi keuangan. Strategi penguatan dana murah juga terlihat dari pertumbuhan CASA sebesar 10,1% yoy dengan rasio 67,6%, sekaligus penurunan cost of fund dari 3,4% menjadi 2,4%.
BRI juga fokus mengembangkan bisnis mikro sekaligus menangkap sumber pertumbuhan baru melalui akuisisi payroll dan ekspansi layanan bullion. Hery menegaskan bahwa pertumbuhan bisnis mikro akan dikelola sejalan dengan kapasitas aset yang dimiliki, sambil membangun ekosistem bisnis yang lebih luas.
Bagikan
Berita terkait
CASA Makin Gemuk, Biaya Dana BRI Turun Signifikan
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 09.50
Laba BRI Naik Tembus Rp 31,2 Triliun di Kuartal II 2026
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 10.50
BRImo Makin Ramai, Transaksi Melesat dan Dana Murah BRI Menguat
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 10.30
Risiko Kredit BRI Turun, Biaya Kredit Susut Jadi 3,1%
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 10.10