PLN EPI Bidik 10 Juta Ton Biomassa di 2030, Buka Peluang Besar untuk Desa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menargetkan peningkatan penggunaan biomassa sebagai bahan co-firing PLTU hingga 10 juta ton per tahun pada 2030, naik empat kali lipat dari realisasi saat ini (2,5 juta ton). Target ini tercapai melalui kerja sama dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) berupa Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada 20 Agustus 2026. Indonesia memiliki potensi biomassa sebesar 200 juta ton residu agro per tahun, dengan 80 juta ton berpotensi dikembangkan. Dari total potensi 60 juta ton yang belum dimanfaatkan, PLN EPI berupaya mengoptimalkan pemanfaatan limbah pertanian seperti sekam padi, bonggol jagung, ampas tebu, dan tandan kosong kelapa sawit. BUM Desa dipersilakan menjadi mitra investasi untuk infrastruktur produksi biomassa. Kemendes PDT menargetkan pengembangan biomassa di wilayah dengan fasilitas PLN EPI, memanfaatkan potensi 75.262 desa.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 11.54
PLN Manfaatkan Residu Pertanian di Desa Jadi Biomassa untuk Pembangkit
Berita terkait
PLN Beri Diskon Tambah Daya 50 Persen bagi Pelanggan
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 15.15
PLTU Mau Dipensiunkan, Siapa yang Bayar Biaya Penghentiannya?
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 14.35
Diskon Tambah Daya Listrik Dinilai Bantu Masyarakat Penuhi Kebutuhan Energi
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 12.45
Pastikan Pasokan Listrik Aman, PLN Sebut Beban Puncak Listrik Selama HUT RI Capai 42,6 GW
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 16.45