PLN Fokus Eksekusi Hydropower untuk Listrik Rendah Emisi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316015/original/054006600_1785908189-IMG_2697.jpeg)
Komisaris Independen PT PLN, KH Ali Masykur Musa, menekankan pentingnya eksekusi proyek energi air (hydropower) untuk mendukung sistem kelistrikan rendah emisi di Indonesia. Dalam Indonesia Hydropower Summit 2026, Ali menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi energi terbarukan yang besar, namun potensi tersebut harus diubah menjadi proyek nyata yang siap dibangun, mendapatkan pembiayaan, dan beroperasi secara andal. Ali mengemukakan tiga alasan utama: pertama, hydropower menggunakan sumber daya domestik dan menghasilkan listrik dengan emisi rendah; kedua, hydropower memberikan keandalan dan fleksibilitas operasi untuk mendukung sistem kelistrikan; ketiga, hydropower merupakan infrastruktur strategis ketahanan energi dan pendukung sistem listrik berkapasitas rendah. Ali menekankan bahwa percepatan hydropower harus dilakukan secara end-to-end, mulai dari perencanaan hingga operasi, dengan memastikan prioritas kesiapan proyek dan menyelaraskan perencanaan sumber daya air, pembangkit, dan penjaminan. Koordinasi antara pemerintah dan pemangku kepentingan setempat juga diperlukan untuk memastikan keberhasilan proyek.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 19.15
Makin Banyak Warga RI Pasang Charger EV: 6 Bulan Tambah 21.865 Rumah
Berita terkait
Akselerasi Pengembangan Hydropower, 9,2 GW Proyek PLTA dan PLTM Masuk Tahapan Eksekusi
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 16.12
Kolaborasi Indonesia dan Jerman Dorong Energi Terbarukan Ketenagalistrikan
JawaPos · 30 September 2026 pukul 22.16
Selain Cofiring PLTU, Biomassa Bisa Dikembangkan jadi Bio-CNG dan Green Hydrogen
JawaPos · 29 September 2026 pukul 23.45
Selain Cofiring PLTU, Biomassa Bisa Dikembangkan jadi Bio-CNG dan Green Hydrogen
JawaPos · 29 September 2026 pukul 16.46