Akselerasi Pengembangan Hydropower, 9,2 GW Proyek PLTA dan PLTM Masuk Tahapan Eksekusi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT PLN (Persero) tengah mengakselerasi pengembangan hydropower dengan 9,2 GW proyek PLTA dan PLTM yang telah masuk tahap eksekusi hingga Juli 2026. Angka ini mencakup 79% dari target 11,7 GW dalam RUPTL 2025-2034, yang terdiri dari 310 proyek bersama Independent Power Producer (IPP). Rincian progres meliputi 6,8 GW tahap pengadaan, 1,4 GW konstruksi, 570 MW pengoperasian, dan 410 MW kajian kelayakan.
Selain itu, PLN mengembangkan pumped storage berkapasitas 4,3 GW untuk menjaga fleksibilitas sistem kelistrikan, termasuk proyek di Upper Cisokan, Sumatera Utara, Matenggeng, Grindulu, dan Jatiluhur. Pengembangan ini difokuskan pada percepatan eksekusi end-to-end dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan guna mendukung kebutuhan listrik industri hijau, pusat data, dan kendaraan listrik yang rendah emisi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 13 Agustus 2026 pukul 18.59
Prabowo perintahkan PLN segera tutup PLTD, total kapasitasnya 13 GW
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 16.35
Todotua: Indonesia Punya Sumber Energi Hijau Besar, Tapi...
Berita terkait
El Nino Tekan Produksi PLTA, PLN Perbaiki Tata Kelola Hadapi Susut 650 MW
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 16.00
Dukung Ketahanan Energi, PLN Buka Peluang Kolaborasi untuk Pengembangan Geotermal
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 14.24
PLN Dukung Pengembangan Geothermal, Dorong Ketahanan Energi Nasional
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 10.37
PLTA Punya Umur Panjang, Operasi Bisa Lebih dari 100 Tahun
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 11.55